Kau Diuji Agar Kau Menjadi Lebih Dewasa dan Hatimu Tidak Sombong

Masalahmu akan mengubah kedewasaan hidupmu.

Jika kau diberi tantangan, kau harus mampu menyesuaikan diri untuk mengatasi tantangan tersebut. Jika kau diberi kesulitan, kau jadi dipaksa harus mencari jalan keluar untuk mengatasi kesulitan itu. Dengan musibah, mau tidak mau kau harus belajar untuk mengalah, belajar menerima, belajar sabar, dan belajar menjadi dewasa. Dengan musibah, mental dan kedewasaanmu akan ditempa agar menjadi lebih kuat.
Kau Diuji Sebagai Peringatan Atas Kesalahanmu
Musibah bukanlah azab. Musibah bukanlah hukuman
Musibah Adalah
Peringatan.
Tanda Kau sedang melenceng
Tanda kau sedang lupa.
Tanda kau telah melewati batas.
Dengan musibah, sebenarnya Allah ingin menghapus dosa-dosamu.
Dengan musibah, sebenarnya Allah ingin agar kau memperbaiki diri menjadi lebih baik.

Kau Diuji Agar Hatimu Tidak Menjadi Sombong

Kadang Kau Merasa Sombong.
Kadang kau merasa punya segalanya
Kadang kau menganggap dirimu paling baik dari semua orang.
Kadang kau menganggap dirimu paling hebat.
Karena itulah, sesekali waktu Allah akan Mengambil sedikit kebanggaanmu atau milikmu di dunia. Semua itu untuk mengobati kesombonganmu. Semua itu untuk menjaga agar dirimu tidak tidak keterusan menjadi lupa diri.

Agar kau paham, bahwa semua yang ada di semesta ini hanyalah milik-Nya. Kau sama sekali tidak sombong diri. [reportaseterkini.net]

Comments

Popular posts from this blog

Kafir dan Antek Yahudi. [Cak Nun]

Lakukan 6 Perbuatan Ini, Allah Kokohkan Kaki Saat Lewati Shirathal Mustaqim Menuju Surga! Nomor 5 dan 6 Masih Jarang yang Lakukan...

Tangisan Haru!!! Putri Pak Harto Bicara Karma Sambil Unggah Foto Ayahnya Bercucuran Air Mata - Ternyata!!